Bagaimana Restoran Menggunakan Pemrograman Linear untuk Perencanaan Menu?

Restoran menggunakan pemrograman linier untuk perencanaan menu. Ini menggunakan aljabar dasar untuk mengoptimalkan produksi makanan dan dengan demikian meningkatkan keuntungan restoran. Aljabar linier mencerminkan hubungan langsung antara peningkatan atau penurunan sumber makanan, dan peningkatan atau penurunan produksi makanan. Misalnya, jika dapur hanya memiliki setengah dari persediaan dasar krim yang dibutuhkan, maka dapur hanya dapat menyiapkan setengah dari jumlah normal sup krimnya. Selain itu, manajemen dapat menentukan biaya untuk menyiapkan item menu yang berbeda untuk memutuskan berapa banyak item menu yang akan disiapkan untuk keuntungan optimal.

1

Pilih variabel keputusan yang sesuai. Dalam contoh ini, sebuah restoran perlu menghasilkan 250 menu makan malam spesialnya per hari, satu dengan daging dan yang lainnya vegetarian. Variabel keputusan adalah jumlah makanan dan nama menu yang berbeda (yaitu, steak kedai bir dan lasagna bayam).

2

Pilih tujuan restoran. Biasanya, tujuannya adalah untuk menentukan berapa banyak dari setiap item menu yang harus disiapkan yang memenuhi jumlah makanan yang dibutuhkan namun tetap sesuai anggaran, jadi ini adalah tujuan dari contoh yang ditampilkan. Namun, tujuannya adalah jumlah persediaan fisik yang ada, jika ada kekurangan bahan tertentu yang digunakan beberapa item menu, seperti saus tomat. Kemudian manajemen dapat menentukan bagaimana mendapatkan jumlah makanan terbanyak dengan jumlah saus tomat di tangan.

3

Pilih batasan pada produksi menu, yang merupakan anggaran moneter hari itu untuk menghasilkan sejumlah makanan tertentu. Misalnya, sebuah restoran memiliki anggaran $ 1.000 untuk dua makan malam spesial hari itu, dan harus menyiapkan 250 makanan dengan harga yang berbeda untuk disiapkan. Itu tidak bisa menghabiskan lebih dari $ 1.000 dan masih mendapat untung.

4

Pilih dua menu makan malam spesial, seperti steak kedai bir dan lasagna bayam. Untuk contoh ini, steak kedai bir harganya $ 7 untuk disiapkan dan makan malam lasagna harganya $ 3. Steak diberi tanda "S" dan lasagna sebagai "L."

5

Hitung berapa banyak makan malam steak yang dapat disiapkan restoran untuk $ 1.000: S + L = 250 makanan. 7S <= $ 1.000 S <= $ 1.000 / 7 = 142.85 S = 142 makanan seharga $ 1.000 (Restoran tidak dapat menyajikan 85/100 makanan, sehingga jumlahnya dibatalkan.)

6

Hitung berapa banyak makan malam lasagna yang dapat disiapkan restoran untuk $ 1.000. 3L <= $ 1.000 L <= $ 1.000 / 3 = 333,33 L = 333 kali makan seharga $ 1.000

7

Hitung rasio: 142S dibagi 333L = 42 persen (jatuhkan desimal). Ini berarti 42 persen makanannya harus makan malam steak. Sebaliknya, 58 persen menu spesial makan malam haruslah lasagna bayam.

8

Hitung jumlah makan malam steak yang dapat disiapkan restoran sesuai anggarannya: 142S kali 42 persen = 59 makan malam steak (hilangkan desimal)

9

Hitung jumlah makan malam lasagna bayam yang dapat disiapkan restoran sesuai anggarannya: 333L kali 58 persen = 193 makan malam lasagna.

10

Verifikasi jumlah makanan: 59 makan malam steak ditambah 193 makan malam lasagna = 252 makanan. Karena restoran hanya perlu menyiapkan 250 makanan, itu di bawah anggaran, yang berarti keuntungan meningkat.

11

Pastikan biayanya: 59 makan malam steak dikalikan $ 7 sama dengan $ 413. 193 makan malam lasagna dikalikan $ 3 sama dengan $ 579. $ 413 + $ 579 = $ 992, di bawah anggaran.