Apa Arti Organisasi Horizontal?

Struktur organisasi mengacu pada hierarki dalam sebuah perusahaan. Ini mendefinisikan konsep bawahan yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Sasaran dan budaya organisasi biasanya menentukan strukturnya, yang memengaruhi cara organisasi melakukan. Alokasi tanggung jawab di seluruh hierarki bergantung pada struktur organisasi. Perusahaan yang menggunakan struktur horizontal, juga disebut struktur datar, beroperasi dengan beberapa tingkatan antara manajer dan staf. Sering digunakan dalam organisasi kecil, struktur horizontal mewakili keyakinan bahwa melibatkan karyawan secara langsung dalam proses pengambilan keputusan dan meminimalkan pengawasan manajemen terhadap karyawan akan meningkatkan produktivitas.

Tim Bernilai Tambah

Berbeda dengan struktur organisasi vertikal, yang terdiri dari beberapa lapisan, organisasi horizontal dipecah menjadi kelompok inti yang jauh lebih sedikit. Biasanya, grup manajemen tingkat senior dan sekelompok karyawan yang terlibat ada di organisasi horizontal. Lapisan manajemen memegang tanggung jawab atas kebijakan dan strategi perusahaan; karyawan tingkat staf bekerja dalam berbagai tim yang digerakkan oleh proses. Tim bekerja secara independen, memungkinkan para pemimpin perusahaan untuk berkonsentrasi pada arah perusahaan yang lebih besar. Organisasi horizontal berfokus pada konten dan aliran pekerjaan; karyawan fokus pada pekerjaan yang berdampak langsung pada pelanggan dan, oleh karena itu, keuntungan perusahaan.

Komunikasi

Interaksi antara karyawan dalam organisasi horizontal mengarah pada hubungan kerja yang produktif dan komunikasi yang baik secara keseluruhan. Karyawan memfilter informasi baru di tingkat tim. Karyawan di tim yang berbeda sering kali memiliki pemahaman lintas fungsi tentang tanggung jawab tim lain. Pemahaman ini mengurangi konflik mahal yang terkadang muncul antara departemen yang berbeda. Anggota tim cenderung menyelesaikan masalah lokal di dalam grup dan memungkinkan organisasi berfungsi dan beradaptasi dengan baik dengan lingkungan bisnis yang semakin berubah.

Budaya perusahaan

Organisasi yang beroperasi menggunakan struktur horizontal membanggakan budaya perusahaan, serangkaian tujuan bersama untuk organisasi, keterbukaan, koordinasi dan hubungan karyawan yang positif. Budaya menghargai karyawan, baik tingkat manajemen maupun staf, dan mendorong peningkatan kinerja karyawan yang berkelanjutan. Budaya organisasi berfokus pada pemberdayaan karyawan dengan tanggung jawab dan perhatian terhadap kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Fokus Eksternal

Struktur horizontal menciptakan kondisi yang kondusif untuk fokus pada lingkungan eksternal, pelanggan, daripada masalah internal. Perusahaan menentukan proposisi nilai yang memenuhi kebutuhan pelanggan dan tetap konsisten dengan tujuan keuangan organisasi. Karyawan, yang diatur dalam kelompok keterampilan yang paling sesuai untuk mencapai tujuan perusahaan, fokus pada pemberian nilai kepada pelanggan. Mampu membuat keputusan dalam tim, karyawan, sering didorong oleh tujuan yang mendorong kinerja, menyelaraskan aktivitas mereka untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan pelanggan.

Inovasi

Perusahaan yang beroperasi menggunakan struktur horizontal menghasilkan lingkungan yang kondusif untuk inovasi berkelanjutan. Karyawan yang diberdayakan dalam fungsi pekerjaan mereka dan proses pengambilan keputusan digabungkan untuk kecerdasan kolektif. Struktur ini condong ke arah pemikiran kelompok dan, dengan demikian, memaksimalkan kemungkinan munculnya ide-ide baru yang menegaskan kembali visi, mendorong pertumbuhan perusahaan dan meningkatkan laba.