Cara Membuat Presentasi PowerPoint yang Menguraikan Proposal atau Rencana Bisnis Anda

Rencana bisnis atau proposal yang diteliti secara menyeluruh akan memberikan informasi kepada pembacanya tentang setiap area bisnis atau proyek. Dokumen tersebut akan mendemonstrasikan operasi, menguraikan strategi dan membandingkan tantangan, semuanya dengan sangat rinci. Presentasi PowerPoint harus melengkapi dokumen dan berfungsi sebagai bantuan visual untuk referensi cepat dan informasi yang ditingkatkan.

1

Gunakan presentasi PowerPoint untuk menyoroti informasi terpenting dalam rencana. Batasi teks menjadi sekitar 20 hingga 30 kata per slide, jika memungkinkan dan gunakan ukuran font yang dapat dibaca agar mudah dibaca, seperti font 28 atau 320 poin.

2

Jaga agar latar belakang tetap halus sehingga tidak mengalihkan perhatian pemirsa dari informasi slide. Pilih warna latar belakang yang kontras dengan warna font, karena ini juga akan membuat slide lebih mudah dibaca.

3

Buat slide untuk mengkorelasikan dengan urutan dokumen. Soroti bidang penting seperti tujuan dan misi, deskripsi dan ringkasan, contoh, perbandingan, tren, strategi, garis waktu, bagan organisasi, dan informasi keuangan. Berikan set slide masing-masing subjek untuk menghindari tampilan yang berantakan.

4

Labeli semua grafik dengan jelas dan gunakan angka bulat saat mengacu pada biaya atau unit. Berikan waktu tambahan bagi pengunjung untuk membaca slide dengan angka, jika Anda menggunakan transisi berwaktu. Ini akan memberikan waktu kepada penonton untuk memahami informasi sebelum slide berikutnya.

5

Pastikan informasi dalam presentasi PowerPoint sama efektifnya dengan tanpa rencana atau proposal. Sajikan presentasi kepada teman atau orang kepercayaan sebagai ujian untuk melihat apakah mereka dapat memahami informasi tanpa dokumen Anda. Lakukan penyesuaian sesuai kebutuhan sebelum mempresentasikan presentasi kepada calon investor atau rekan bisnis Anda.