Faktor Bisnis Yang Menunjukkan Masalah Likuiditas

Bisnis kecil menginvestasikan uang dalam semua jenis aset, mulai dari bangunan dan mesin hingga inventaris yang diperlukan hingga rak penyimpanan stok. Sementara aset khusus mungkin diperlukan bagi bisnis untuk melaksanakan rencana bisnisnya, uang tunai adalah satu-satunya aset yang membayar tagihan. Likuiditas menggambarkan betapa mudahnya suatu aset dapat dikonversi menjadi uang tunai, dan likuiditas bisnis mengacu pada jumlah kas dan aset yang dimiliki perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.

Kesulitan Membayar Tagihan

Jika suatu bisnis terlambat melakukan pembayaran tagihan atau gagal bayar pinjaman, itu pertanda jelas bahwa perusahaan tersebut mengalami masalah likuiditas. Bisnis kecil dengan uang tunai yang cukup dapat memenuhi semua utangnya dan menghindari pembayaran tagihan yang terlambat atau terlewat. Pembayaran tagihan yang terlambat dimungkinkan karena kesalahan manusia biasa atau kelalaian bahkan jika perusahaan memiliki likuiditas yang memadai, tetapi biasanya, bisnis melakukan segala upaya untuk menghindari pembayaran tagihan yang terlambat, karena dapat mengakibatkan biaya dan mempersulit perusahaan untuk meminjam. masa depan.

Rasio Rekening Koran

Rasio keuangan adalah perbandingan data keuangan seperti pendapatan, aset, dan hutang. Rasio transaksi berjalan adalah rasio keuangan umum yang dapat menunjukkan masalah likuiditas. Rasio akun saat ini sama dengan aset lancar perusahaan dibagi dengan kewajiban lancarnya. Aset lancar termasuk uang tunai dan aset lain seperti investasi dan persediaan jangka pendek dan panjang. Semakin tinggi rasio akun saat ini, semakin besar kemungkinan perusahaan memiliki likuiditas yang cukup untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

Rasio Rekening Kas

Rasio akun kas mirip dengan rasio akun saat ini, tetapi hanya mencakup kas dan aset yang mudah dikonversi menjadi uang tunai, seperti investasi saham. Rasio akun kas sama dengan kas ditambah sekuritas yang dapat dipasarkan dibagi dengan kewajiban lancar. Jika rasio kas mendekati satu, berarti perusahaan hampir tidak memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kewajibannya.

Profitabilitas

Setiap bisnis perlu menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang agar sukses. Bisnis kecil sering kali mulai kehilangan uang saat mereka membangun basis pelanggan dan membangun kesadaran merek. Ketika sebuah perusahaan tidak menguntungkan, ia kehilangan uang seiring waktu, yang mengurangi cadangan kas dan likuiditas. Jika suatu perusahaan tidak memperoleh keuntungan setelah tahap awal start-up, hal ini menandakan bahwa perusahaan tersebut mungkin menghadapi masalah likuiditas di masa depan.