Bagaimana Memulai Toko Buku Bekas Online

Setiap orang memiliki beberapa buku bekas tergeletak di sekitar rumah. Jika Anda menyukai buku dan tidak memiliki ruang untuk menyimpannya di rumah, atau sering mendengar masalah ini dari teman-teman Anda, Anda mungkin berpikir untuk memulai bisnis toko buku bekas secara online. Saat menjual buku secara online, faktor-faktor seperti kondisi dan usia buku, harus dinilai. Anda juga perlu menginvestasikan modal untuk membangun inventaris Anda. Besarnya investasi yang dibutuhkan akan bergantung pada visi bisnis Anda.

1

Lakukan riset tentang industri toko buku bekas. Mulailah bertukar pikiran tentang ide-ide tentang bagaimana Anda dapat menemukan buku bekas, bagaimana memberi harga untuk mendapatkan keuntungan, kepada siapa Anda akan memasarkan dan temukan beberapa tempat online tempat Anda dapat menjual atau mempromosikan buku Anda.

2

Tulis rencana bisnis. Tentukan berapa banyak uang yang Anda perlukan untuk memulai bisnis toko buku bekas Anda secara online. Jelaskan semua bagian bisnis Anda dengan sangat menyeluruh dalam rencana Anda. Contoh rencana dapat ditemukan online melalui situs web Small Business Administration. Rencana bisnis akan membantu Anda menentukan tujuan bisnis dan akan menunjukkan kepada Anda berapa banyak uang yang dapat Anda harapkan dari bisnis Anda. Ini juga akan menunjukkan kepada investor masa depan kekuatan bisnis Anda, yang akan mereka gunakan untuk menentukan apakah mereka akan meminjamkan uang kepada Anda.

3

Beri nama bisnis Anda. Pilih nama bisnis yang akan digunakan selama semua komunikasi bisnis Anda. Buat daftar nama dan gunakan mesin pencari untuk melihat apakah nama-nama itu sudah ada yang memakai. Pastikan nama yang Anda pilih sudah tersedia nama domainnya agar Anda bisa membuka bisnis secara online. Daftarkan nama domain dengan perusahaan pencatat online dan daftarkan nama bisnis Anda, atau nama dagang, dengan sekretaris negara Anda.

4

Dapatkan Nomor Identifikasi Pemberi Kerja Anda. Ini adalah nomor yang akan Anda gunakan saat mengajukan pajak bisnis Anda. Ini dapat diperoleh dari situs web Internal Revenue Service.

5

Dapatkan nomor identifikasi pajak penjualan Anda. Karena Anda menjual komoditas, jika negara bagian Anda memungut pajak penjualan, Anda harus menagih setiap pelanggan yang berada di pajak penjualan negara bagian Anda. Untuk setiap penjualan yang Anda lakukan secara online, Anda tidak perlu membebankan pajak penjualan jika orang yang membeli item Anda tidak berada di negara bagian Anda.

6

Tentukan di mana Anda akan menjual buku Anda. Jika Anda menerima modal awal, Anda mungkin memiliki cukup uang untuk menyiapkan situs web Anda sendiri dan memiliki database yang dibuat yang disesuaikan dengan bisnis Anda sehingga Anda dapat membuat katalog buku yang masuk. Mulai situs web Anda dan izinkan pelanggan membayar buku mereka secara online. Tempat lain untuk menjual buku Anda secara online bisa melalui eBay, Amazon atau Half.com. Layanan ini mengenakan biaya untuk menjual buku Anda di situs mereka.

7

Beli inventaris. Temukan tempat untuk mendapatkan buku bekas seperti obral halaman, teman dan keluarga, atau tawarkan layanan di mana orang dapat menjual buku kepada Anda dengan imbalan kartu hadiah ke toko Anda. Buku ada dimana-mana; gunakan imajinasi Anda untuk menemukan tempat-tempat yang dapat Anda temukan dengan harga murah untuk dijual kembali.

8

Promosikan bisnis Anda. Jika bisnis Anda hanya online, promosikan bisnis Anda menggunakan sumber media sosial, seperti Facebook, Twitter, atau LinkedIn. Pasang iklan dan brosur di tempat-tempat yang dikunjungi mahasiswa jika Anda memiliki banyak pilihan buku teks. Temukan tempat-tempat yang dikunjungi pecinta buku dan promosikan toko buku bekas online Anda.