Psikologi Warna untuk Desain Restoran

Dengan semua hal lainnya sama, semakin efektif desain restoran menggunakan warna untuk membangun citra, menciptakan suasana, dan membangkitkan selera pelanggan, semakin besar peluang untuk sukses jangka panjang. Warna menambahkan lapisan lain dari rangsangan sensorik dan memiliki hubungan psikologis dengan indra penciuman serta dengan nafsu makan. Seperti yang ditunjukkan oleh Asosiasi Konsultan / Desainer Warna Internasional, "kita makan dengan mata kita". Hal ini membuat warna menjadi kritis di hampir setiap aspek desain restoran yang sukses.

Persepsi Warna dan Ruang

Warna dapat digunakan untuk mengubah persepsi ruang dan membantu menciptakan tingkat keintiman yang lebih besar atau lebih kecil. Baik skema warna pastel maupun warna terang dan sejuk - yang berada di sisi biru roda warna - cenderung surut, membuat ruang kecil terasa lebih besar tetapi juga kurang formal dan kurang intim. Sebaliknya, warna gelap dan hangat cenderung mengedepankan, membuat ruang yang luas tidak hanya terasa lebih kecil, tapi lebih personal dan intim.

Intensitas Warna

Intensitas warna sama pentingnya dengan pilihan warna dalam memperoleh respons yang diinginkan. Intensitas mendeskripsikan apakah suatu warna dalam keadaan murni, seperti merah atau biru, atau dibisukan oleh pelengkap untuk mengubah derajat kejenuhannya. Misalnya, warna kuning, terutama yang cocok untuk area sarapan di restoran, dapat menciptakan suasana yang ceria dan meriah. Memperkenalkan warna hijau, yang sifatnya lebih reflektif, mengubah tampilan warna kulit dan makanan tertentu. Akibatnya, warna kuning cor hijau dapat menimbulkan efek yang mengganggu.

Warna dan Gambar Restoran

Warna dapat digunakan untuk memproyeksikan citra restoran yang banyak dicari seperti restoran mewah, restoran keluarga, atau tempat makan cepat saji. Warna primer yang berani seperti merah, kuning, dan hijau, bersama dengan pencahayaan yang terang, sangat sesuai untuk restoran kasual atau tempat makan cepat saji karena mereka mendorong pergantian yang cepat. Warna-warna lembut yang tidak terlalu terang atau terlalu terang menciptakan suasana kekeluargaan yang tenang dan santai yang dapat membuat pelanggan mengobrol sambil minum kopi lebih lama. Memasukkan warna merah, hitam, dan emas ke dalam desain restoran membantu membangun citra bergaya kelas atas.

Warna Netral dan Putih

Memasukkan skema warna netral pada dinding dan lantai meningkatkan pilihan fleksibilitas restoran untuk mengubah suasana ruangan dengan menggunakan warna berbeda pada permukaan meja, peralatan makan dan aksesoris untuk menciptakan efek yang berbeda. Warna netral warna mawar melengkapi warna kulit serta tampilan makanan, menjadikannya pilihan yang baik untuk permukaan meja restoran. Warna putih, bagaimanapun, tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk disertakan dalam desain restoran. Putih tidak hanya cenderung menetralkan warna makanan, tetapi juga dapat menyebabkan silau.